Sekilas tentang Pintu Masjid Nabawi

Ketika seseorang sedang berziarah ke masjid nabawi, tentu ia akan terpukau dengan keindahan pintu masjid Nabawi yang berada di bangunan lama bagian depan. Para jamaah tentu tahu, pintu masjid Nabawi di bangunan yang lama memiliki corak dan arsitektur yang khas dengan sejarah kaum muslimin di masa lampau. Di dalam Masjid Nabawi ada banyak terdapat pintu-pintu, baik yang sudah ada dari ratusan tahun yang lalu atau yang baru dibangun di zaman kerajaan Arab Saudi.

Dikutip dari Fiqih Ibadah Menurut Madzhab Syafii karya Sayyid Muhammad Amin, berikut ini adalah nama dan sejarah pintu masjid Nabawi :

Bab Jibril
Dinamakan pintu Jibril atau Bab Jibril karena Malaikat Jibril turun dengan membawa wahyu kepada Rasulullah SAW melalui pintu ini.
Seperti ketika peristiwa perang Khandaq, dimana Malaikat Jibril segera menemui Rasulullah SAW yang baru saja masuk ke rumahnya dan melepaskan baju zirahnya.
Malaikat Jibril memerintahkan Rasulullah SAW untuk segera mengepung Bani Quraizhah yang berkhianat terhadap kaum muslimin.

Pintu An-Nisa
Dinamakan Babun Nisa karena Rasulullah SAW telah menentukan pintu ini sebagai pintu masuk kaum wanita ketika memasuki Masjid Nabawi.
Rasulullah SAW bersabda: “Jika kita tinggalkan pintu ini (maka pintu ini khusus) untuk kaum wanita.” (HR. Abu Dawud)
Setelah mendengar hadits ini, Sayyiduna Abdullah bin Umar tidak pernah masuk masjid Nabawi melalui Babun Nisa hingga ia meninggal dunia.

Pintu Baqi’
Babul Baqi’ adalah pintu yang digunakan untuk membawa jenazah yang telah disholati di masjid untuk dimakamkan di pemakaman Baqi’.

Pintu Salam
Babus Salam adalah pintu yang dibangun di zaman Khalifah Marwan bin Abdul Malik setelah era Khulafaur Rasyidin.
Pintu ini dikenal juga dengan nama Bab Marwan dan juga Bab Khosyah.

Pintu Abu Bakar As-Shiddiq
Dinamakan demikian karena terletak di pintu bagian belakang rumah (Khoukhoh) milik Abu Bakar As-Shiddiq.
Dahulu kala, sebagian sahabat ada yang memiliki pintu belakang rumah yang mengarah ke Masjid Nabawi.
Rasulullah SAW memerintahkan untuk menutup seluruh pintu itu kecuali pintu belakang rumah milik Sayyiduna Abu Bakar RA.

Pintu Rahmah
Dinamakan Babur Rahmah karena ada seorang lelaki yang memasuki pintu tersebut lalu meminta kepada Rasulullah SAW agar berdoa meminta diturunkan hujan.
Kisah tersebut cukup terkenal dimana setelah itu Rasulullah SAW melakukan Istisqa.

Pintu Umar bin Khattab
Dinamakan demikian karena pintu tersebut terletak di arah rumah Sayyiduna Umar bin Khattab. Ketika Sayyiduna Umar menjual rumah tersebut untuk membayar hutangnya pada seseorang, pintu tersebut dinamakan dengan nama Darul Qodho (pembayaran hutang), namun setelah itu dinamakan Bab Umar bin Khattab kembali.

Kami pengrajin Replika Pintu Nabawi terbaik.

Bagi Anda yang mencari produk Replika Pimtu Masjid Nabawi berkualitas terbaik bisa mempertimbangkan Java Coppercraft. Kami telah bergerak dalam usaha kerajinan pembuatan Replika Pintu Masjid Nabawi selama lebih dari 10 tahun.  Jangkauan pemasaran Java Coppercraft telah sampai mancanegara dan sudah melakukan pengiriman ke berbagai negara.

Berikut ini beberapa contoh  produk Replika Pintu Masjid Nabawi buatan kami

Model seperti apa yang anda inginkan?
Berapa budget yang di siapkan?

Sekedar bertanya ataupun konsultasi dengan senang hati kami layani

Kami pengrajin bathtub tembaga dan kuningan terbaik.